|
Liga Super Denmark terdiri dari 12 tim dan menggunakan sistem round-robin ganda kandang dan tandang.
Poin dihitung sebagai berikut: 3 poin untuk kemenangan, 0 poin untuk kekalahan, dan 1 poin untuk hasil imbang. Tim-tim diurutkan berdasarkan akumulasi poin di akhir musim.
Enam tim teratas memasuki Babak Kejuaraan (atau Play-off Kejuaraan), dan enam tim terbawah memasuki Babak Degradasi (atau Play-off Degradasi). Poin untuk Babak Kejuaraan dan Degradasi dihitung dengan menggabungkan poin dari musim reguler dan pertandingan play-off.
Kriteria Penentuan Peringkat Jika Terjadi Seri (untuk tim dengan poin yang sama)
Jika dua tim atau lebih memiliki jumlah poin yang sama, kriteria berikut diterapkan untuk menentukan peringkat:
a) Selisih gol (Gol bersih);
b) Gol yang dicetak;
c) Gol tandang yang dicetak;
d) Jika masih seri, pertandingan play-off di tempat netral akan diadakan untuk menentukan peringkat akhir;
e) Pengundian (lotere).
Kualifikasi dan Degradasi Eropa
(I) Juara Babak Kejuaraan lolos ke babak kualifikasi Liga Champions UEFA untuk musim berikutnya.
(II) Tim peringkat kedua Babak Kejuaraan lolos ke babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa UEFA untuk musim berikutnya.
(III) Tim peringkat ketiga di Babak Kejuaraan dan juara Babak Degradasi akan memainkan pertandingan play-off kualifikasi Eropa (untuk memperebutkan tempat di babak kualifikasi Liga Konferensi). Pemenang play-off ini mengamankan tempat di babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa UEFA untuk musim berikutnya.
(IV) Juara Piala Denmark lolos ke babak play-off Liga Europa UEFA untuk musim berikutnya. Jika juara Piala Denmark telah mengamankan tempat di kompetisi Eropa melalui posisi liga mereka, slot tersebut dialokasikan kembali secara berurutan (yaitu, diteruskan).
(V) Dua tim terbawah di Babak Degradasi langsung terdegradasi ke Divisi 1 Denmark (Divisi Pertama Denmark).
|